Jawaban Uji Kompetensi 6 Matematika Kelas 8 Semester 2 Hal 47
jawaban uji kompetensi 6 matematika kelas 8 semester 2 hal 45
1. jawaban uji kompetensi 6 matematika kelas 8 semester 2 hal 45
Jawaban uji kompetensi 6 matematika kelas 8 semester 2 hal 45
Teorama Pythagoras adalah rumus untuk mencari sisi-sisi pada segitiga siku-siku
Bunyi Teorema Pythagoras adalah Kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat kedua sisi penyikunya
Sisi miring / Hipotenusa biasanya sisi yang terpanjang diantara sisi-sisi lainnya
Pembahasan :1. Diketahui segitiga KLM dengan panjang sisi-sisinya k, l, dan m.
Pernyataan berikut yang benar dari segitiga KLM adalah ....
a. Jika m² = l² + k², besar ∠K = 90°
b. Jika m² = l² − k², besar ∠M = 90°
c. Jika m² = k² − l², besar ∠L = 90°
d. Jika k² = l² + m², besar ∠K = 90° (Benar)
Diketahui :
Segitiga KLM dengan panjang sisi k, l dan m
Ditanya :
Pernyataan yang benar ?
Dijawab :
Lihat gambar ilustrasi
a. Jika m² = l² + k², besar ∠K = 90°
Apabila ∠K = 90° maka sisi miring adalah sisi k
maka menurut Rumus Pythagoras :
k² = l² + m² (Pernyataan salah)
b. Jika m² = l² − k², besar ∠M = 90°
Apabila ∠M = 90° maka sisi miring adalah sisi m
maka menurut Rumus Pythagoras :
m² = k² + l² (Pernyataan salah)
c. Jika m² = k² − l², besar ∠L = 90°
Apabila ∠L = 90° maka sisi miring adalah sisi l
maka menurut Rumus Pythagoras :
l² = k² + m² (Pernyataan salah)
D. Jika k² = l² + m², besar ∠K = 90°
Apabila ∠K = 90° maka sisi miring adalah sisi k
maka menurut Rumus Pythagoras :
k² = l² + m² (Pernyataan benar)
2. Perhatikan gambar berikut. Panjang sisi PQ = ... cm.
a. 10 c. 13
b. 12 d. 14
Diketahui :
PR = 26cm
QR = 24cm
Ditanya :
PQ ?
Dijawab :
PQ² + QR² = PR²
PQ² + 24² = 26²
PQ² + 576 = 676
PQ² = 676 - 576
PQ = √100 = 10 cm (A)
3. Diketahui kelompok tiga bilangan berikut.
(i) 3, 4, 5 (iii) 7, 24, 25
(ii) 5, 13, 14 (iv) 20, 21, 29
Kelompok bilangan di atas yang merupakan tripel Pythagoras adalah ....
a. (i), (ii), dan (iii) c. (ii) dan (iv)
b. (i) dan (iii) d. (i), (ii), (iii), dan (iv)
Diketahui :
kelompok tiga bilangan berikut.
(i) 3, 4, 5 (iii) 7, 24, 25
(ii) 5, 13, 14 (iv) 20, 21, 29
Ditanya :
Kelompok bilangan diatas yang merupakan Triple Pythagoras ?
Dijawab :
(i) 3, 4, 5
sisi miring = 5
5² = 3² + 4²
25 = 9 + 16
25 = 25 (Terbukti)
(ii) 5, 13, 14
Sisi miring = 14
14² = 5² + 13²
196 = 25 + 169
196 ≠ 194 (Tidak terbukti)
(iii) 7, 24, 25
Sisi miring = 25
25² = 7² + 24²
625 = 49 + 576
625 = 625 (Terbukti)
(iv) 20, 21, 29
Sisi miring = 29
29² = 20² + 21²
841 = 400 + 441
841 = 841 (Terbukti)
Jadi yang merupakan triple pythagoras adalah (i), (III) dan (iv) (B)
4. (i) 3 cm, 5 cm, 6 cm (iii) 16 cm, 24 cm, 32 cm
(ii) 5 cm, 12 cm, 13 cm (iv) 20 cm, 30 cm, 34 cm
Ukuran sisi yang membentuk segitiga lancip ditunjukkan oleh ....
a. (i) dan (ii) c. (ii) dan (iii)
b. (i) dan (iii) d. (iii) dan (iv)
Diketahui :
(i) 3 cm, 5 cm, 6 cm (iii) 16 cm, 24 cm, 32 cm
(ii) 5 cm, 12 cm, 13 cm (iv) 20 cm, 30 cm, 34 cm
Ditanya :
Ukuran sisi yang merupakan segitiga lancip adalah ?
Dijawab :
Persamaan sisi segitiga :
c = sisi miring
c² > a² + b² (Segitiga tumpul)
c² = a² + b² (Segitiga siku-siku)
c² < a² + b² (Segitiga lancip)
(i). 3 cm , 5 cm, 6 cm
c = 6cm
6² > 3² + 5²
36 > 9 + 25
36 > 34
segitiga tumpul, karena c² > a² + b²
(ii). 5 cm , 12 cm, 13 cm
c = 13cm
13² = 5² + 12²
169 = 25 + 144
169 = 169
Segitiga siku-siku, karena c² = a² + b²
(iii). 16 cm , 24 cm, 32 cm
c = 32cm
32² > 16² + 24²
1024 > 256 + 576
1024 > 832
Segitiga tumpul, karena c² > a² + b²
(iv). 20 cm , 30 cm, 34 cm
c = 34cm
34² < 20² + 30²
1156 < 400 + 900
1156 < 1300
Segitiga lancip, karena c² < a² + b²
Yang merupakan segitiga lancip adalah (iv) (Tidak ada jawaban)
Pelajari lebih lanjut :
Soal tentang Teorema Pythagoras :
1. brainly.co.id/tugas/21164772
2. brainly.co.id/tugas/21043142
3. brainly.co.id/tugas/21094843
==========================
Detail Jawaban :Kelas : VIII
Mapel : Matematika
Bab : Bab 4 - Teorema Pythagoras
Kode : 8.2.4
Kata kunci : Uji kompetensi 6, kelas 8 semester 2, hal 45, teori Pythagoras
2. jawaban matematika uji kompetensi 6 kelas 8 semester 2 hal 46
Jawaban matematika uji kompetensi 6 kelas 8 semester 2 hal 46. Soal yang disajikan untuk halaman 46 adalah soal nomor 5, 6 dan 7, yaitu tentang jarak antara dua titik. Rumus jarak antara titik (x₁, y₁) dan (x₂, y₂) adalah [tex]\sqrt{(x_{2} - x_{1})^{2} + (y_{2} - y_{1})^{2}}[/tex].
Pada segitiga siku-siku dengan sisi miringnya (sisi terpanjang) adalah c dan dua sisi lainnya adalah a dan b, maka berlaku rumus:
c² = a² + b² Pembahasan5. Diketahui
Layang-layang KLMN dengan koordinat
K(–5 , 0) L(0, 12) M(16, 0) N(0, –12)Ditanyakan
Keliling layang-layang KLMN
Jawaban
Layang-layang memiliki 2 pasang sisi yang sama panjang, sehingga kelilingnya adalah
K = 2(a + b)Panjang sisi KL
= [tex]\sqrt{(x_{L} - x_{K})^{2} + (y_{L} - y_{K})^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{(0 - (-5))^{2} + (12 - 0)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{5^{2} + 12^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{25 + 144}[/tex]
= [tex]\sqrt{169}[/tex]
= 13
Panjang sisi LM
= [tex]\sqrt{(x_{M} - x_{L})^{2} + (y_{M} - y_{L})^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{(16 - 0)^{2} + (0 - 12)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{16^{2} + (-12)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{256 + 144}[/tex]
= [tex]\sqrt{400}[/tex]
= 20
Jadi keliling layang-layang KLMN adalah
= 2(KL + LM)
= 2(13 + 20) satuan
= 2(33) satuan
= 66 satuan
Jawaban C
6. Diketahui
Panjang sisi siku-siku pada segitiga siku-siku PQR adalah
4 dm 6 dmDitanyakan
Panjang hipotenusanya = …. ?
Jawab
Panjang hipotenusa (sisi miringnya) adalah
= [tex]\sqrt{4^{2} + 6^{2}}[/tex] dm
= [tex]\sqrt{16 + 36}[/tex] dm
= [tex]\sqrt{52}[/tex] dm
= [tex]\sqrt{4 \times 13}[/tex] dm
= [tex]2\sqrt{13}[/tex] dm
Jawaban C
7. Bangunan yang berjarak √40 adalah:
A. Taman Kota (–6, 0) dan Stadion (–2, 3), berjarak:
= [tex]\sqrt{(-2 - (-6))^{2} + (3 - 0)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{4^{2} + 3^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{16 + 9}[/tex]
= [tex]\sqrt{25}[/tex]
= 5
B. Pusat Kota (0, 0) dan Museum (6, 1), berjarak
= [tex]\sqrt{(6 - 0)^{2} + (1 - 0)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{6^{2} + 1^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{36 + 1}[/tex]
= [tex]\sqrt{37}[/tex]
C. Rumah sakit (–6, –4) dan Museum (6, 1), berjarak
= [tex]\sqrt{(6 - (-6))^{2} + (1 - (-4))^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{12^{2} + 5^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{144 + 25}[/tex]
= [tex]\sqrt{169}[/tex]
= 13
D. Penampungan hewan (6, –2) dan Kantor polisi (0, –4), berjarak
= [tex]\sqrt{(0 - 6)^{2} + (-4 - (-2))^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{(-6)^{2} + (-2)^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{36 + 4}[/tex]
= [tex]\sqrt{40}[/tex]
Jadi bangunan yang berjarak √40 adalah Penampungan hewan dan Kantor polisi
(Jawaban D)
Pelajari lebih lanjutContoh soal lain tentang teorema pythagoras
Hubungan sisi pada segitiga siku-siku: https://brainly.co.id/tugas/14660375 Jarak antara dua kapal: https://brainly.co.id/tugas/15504720 Menentukan panjang sisi segitiga siku-siku: https://brainly.co.id/tugas/259167------------------------------------------------
Detil JawabanKelas : 8
Mapel : Matematika
Kategori : Teorema Pythagoras
Kode : 8.2.4
3. matematika kelas 8 semester 2 uji kompetensi 6 (nomor 20)
Jawaban:
c. 90 cm²
Penjelasan dengan langkah-langkah:
semoga membantu
4. Kunci jawaban matematika hal. 94 kelas 7 uji kompetensi 6 semester 2
Kunci jawaban matematika hal. 94 kelas 7 uji kompetensi 6 semester 2 (Pilihan Ganda)
Saya akan menjawab soal ini dari nomor 1 - 8
Rumus :
Untung / rugi = Pendapatan - Modal
Untung / rugi = [tex]\frac{persentase\:untung\:atau\:rugi}{100}[/tex] x Modal
Kondisi untung apabila pendapatan lebih besar dari modal
Kondisi rugi apabila pendapatan lebih kecil dari modal (negatif)
Pembahasan :1. Tentukan kondisi berikut yang manakah yang menunjukkan kondisi rugi?Pemasukkan Pengeluaran(Rp) (Rp)
a. 700.000 900.000
b. 1.100.000 1.100.000
c. 2.100.000 2.000.000
d. 1.650.000 1.550.000
Untuk menjawab soal ini, maka kita harus tahu dahulu kalau keadaan yang menunjukkan kondisi rugi adalah keadaan dimana pemasukkan lebih kecil daripada pengeluaran
a. Pemasukkan = 700.000
Pengeluaran = 900.000
Kondisi ini adalah kondisi rugi, karena pengeluaran lebih besar daripada pemasukkan
Rugi = 900.000 - 700.000 = 200.000
b. Pemasukkan = 1.100.000
Pengeluaran = 1.100.000
Apabila kondisi pemasukkan = pengeluaran maka kondisi ini dinamakan kondisi impas
c. Pemasukkan = 2.100.000
Pengeluaran = 2.000.000
Pada kondisi ini pemasukkan lebih besar daripada pengeluaran, maka disebut kondisi untung
Untung = 2.100.000 - 2.000.000 = 100.000
d. Pemasukkan = 1.650.000
Pengeluaran = 1.550.000
Kondisi ini dinamakan kondisi untung, karena pemasukkan lebih besar daripada pengeluaran
Untung = 1.650.000 - 1.550.000 = 100.000
2. Seorang pedagang mengeluarkan Rp 1.500.000 untuk menjalankan usahanya. Jika pada hari itu dia mendapatkan keuntungan sebesar 10%. Maka besarnya pendapatan yang didapatkan pada hari itu adalah...
a. Rp 1.650.000 c. Rp 1.400.000
b. Rp 1.600.000 d. Rp 1.350.000
Diketahui :
Modal Rp 1.500.000
Untung = 10%
Ditanya :
Pendapatan ?
Dijawab :
Untung = [tex]\frac{10}{100}[/tex] x Rp 1.500.000 = Rp 150.000
Pendapatan = Rp 1.500.000 + Rp 150.000 = Rp 1.650.000 (A)
3. Pak Dedi membeli suatu sepeda motor bekas dengan harga Rp 5.000.000. Dalam waktu 1 minggu motor tersebut dijual kembali dengan harga 110% dari harga belinya. Tentukan keuntungan Pak Dedi?
a. Rp 500.000 c. Rp 4.500.000
b. Rp 1.000.000 d. Rp 5.500.000
Diketahui :
Modal Rp 5.000.000
Dijual kembali 110% dari harga beli
Ditanya :
Keuntungan Pak Dedi ?
Dijawab :
Harga jual = [tex]\frac{110}{100}[/tex] x Rp 5.000.000 = Rp 5.500.000
Karena harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka kondisinya adalah untung
Keuntungan Pak Dedi = Rp 5.500.000 - Rp 5.000.000 = Rp 500.000 (A)
4. Pak Candra membeli suatu sepeda bekas dengan harga Rp 500.000. Dalam waktu 1 minggu sepeda tersebut dijual kembali dengan harga 110% dari harga beli. Tentukan keuntungan Pak Candra?
a. Rp 550.000 c. Rp 50.000
b. Rp 100.000 d. Rp 25.000
Diketahui :
Modal Rp 500.000
Harga jual 110% dari harga beli
Ditanya :
Keuntungan Pak Candra ?
Dijawab :
Harga jual = [tex]\frac{110}{100}[/tex] x Rp 500.000 = Rp 550.000
Karena harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka kondisinya adalah untung
Keuntungan Pak Candra = Rp 550.000 - Rp 500.000 = Rp 50.000 (C)
5. Pak Edi membeli mobil dengan harga Rp 160.000.000. Setelah 6 bulan dipakai Pak Edi menjual mobil tersebut dengan harga Rp 140.000.000. Tentukan taksiran terdekat persentase kerugian yang ditanggung Pak Edi?
a. 20% c. 15%
b. 18% d. 12%
Diketahui :
Harga beli = Rp 160.000.000
Harga jual = Rp 140.000.000
Ditanya :
Taksiran persentase kerugian Pak Edi ?
Dijawab :
Karena harga beli lebih tinggi daripada harga jual, maka kondisi ini adalah kondisi rugi. Pertama-tama kita cari dahulu kerugian yang dialami
Rugi = Rp 160.000.000 - Rp 140.000.000 = Rp 20.000.000
Persentase kerugian = [tex]\frac{20.000.000}{160.000.000}[/tex] x 100% = 12,5%
Taksiran terdekat adalah 12% (D)
6. Pak Fandi membeli sepetak tanah dengan harga Rp 40.000.000 1 tahun kemudian, Pak Dedi menjual tanah tersebut dengan keuntungan 16%. Tentukan taksiran terdekat harga jual tanah milik Pak Fandi?
a. Rp 6.400.000 c. Rp 46.400.000
b. Rp 33.600.000 d. Rp 56.000.000
Diketahui :
Harga beli = Rp 40.000.000
untung = 16%
Ditanya :
Taksiran terdekat harga jual ?
Dijawab :
untung = [tex]\frac{16}{100}[/tex] x Rp 40.000.000 = Rp 6.400.000
Harga jual tanah = Rp 40.000.000 + Rp 6.400.000 = Rp 46.400.000 (C)
Pelajari lebih lanjut :Soal-soal tentang Aritmatika sosial :
1. brainly.co.id/tugas/21432898
2. brainly.co.id/tugas/21335926
======================
Detail Jawaban :Kelas : VII
Mapel : Matematika
Bab : Bab 7 - Aritmatika sosial
Kode : 7.2.7
Kata Kunci : untung, rugi, uji kompetensi 6, kelas 7 semester 2
5. jawaban matematika kelas 7 semester 2 uji kompetensi 6 halaman 94
Jawaban matematika kelas 7 semester 2 uji kompetensi 6 halaman 94
Saya akan menjawab soal ini dari nomor 1 - 8
Rumus :
Untung / rugi = Pendapatan - Modal
Untung / rugi = [tex]\frac{persentase\:untung\:atau\:rugi}{100}[/tex] x Modal
Kondisi untung apabila pendapatan lebih besar dari modal
Kondisi rugi apabila pendapatan lebih kecil dari modal (negatif)
Pembahasan :1. Tentukan kondisi berikut yang manakah yang menunjukkan kondisi rugi
Pemasukkan Pengeluaran
(Rp) (Rp)
a. 700.000 900.000
b. 1.100.000 1.100.000
c. 2.100.000 2.000.000
d. 1.650.000 1.550.000
Untuk menjawab soal ini, maka kita harus tahu dahulu kalau keadaan yang menunjukkan kondisi rugi adalah keadaan dimana pemasukkan lebih kecil daripada pengeluaran
a. Pemasukkan = 700.000
Pengeluaran = 900.000
Kondisi ini adalah kondisi rugi, karena pengeluaran lebih besar daripada pemasukkan
Rugi = 900.000 - 700.000 = 200.000
b. Pemasukkan = 1.100.000
Pengeluaran = 1.100.000
Apabila kondisi pemasukkan = pengeluaran maka kondisi ini dinamakan kondisi impas
c. Pemasukkan = 2.100.000
Pengeluaran = 2.000.000
Pada kondisi ini pemasukkan lebih besar daripada pengeluaran, maka disebut kondisi untung
Untung = 2.100.000 - 2.000.000 = 100.000
d. Pemasukkan = 1.650.000
Pengeluaran = 1.550.000
Kondisi ini dinamakan kondisi untung, karena pemasukkan lebih besar daripada pengeluaran
Untung = 1.650.000 - 1.550.000 = 100.000
2. Seorang pedagang mengeluarkan Rp 1.500.000 untuk menjalankan usahanya. Jika pada hari itu dia mendapatkan keuntungan sebesar 10%. Maka besarnya pendapatan yang didapatkan pada hari itu adalah...
a. Rp 1.650.000 c. Rp 1.400.000
b. Rp 1.600.000 d. Rp 1.350.000
Diketahui :
Modal Rp 1.500.000
Untung = 10%
Ditanya :
Pendapatan ?
Dijawab :
Untung = [tex]\frac{10}{100}[/tex] x Rp 1.500.000 = Rp 150.000
Pendapatan = Rp 1.500.000 + Rp 150.000 = Rp 1.650.000 (A)
3. Pak Dedi membeli suatu sepeda motor bekas dengan harga Rp 5.000.000. Dalam waktu 1 minggu motor tersebut dijual kembali dengan harga 110% dari harga belinya. Tentukan keuntungan Pak Dedi?
a. Rp 500.000 c. Rp 4.500.000
b. Rp 1.000.000 d. Rp 5.500.000
Diketahui :
Modal Rp 5.000.000
Dijual kembali 110% dari harga beli
Ditanya :
Keuntungan Pak Dedi ?
Dijawab :
Harga jual = [tex]\frac{110}{100}[/tex] x Rp 5.000.000 = Rp 5.500.000
Karena harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka kondisinya adalah untung
Keuntungan Pak Dedi = Rp 5.500.000 - Rp 5.000.000 = Rp 500.000 (A)
4. Pak Candra membeli suatu sepeda bekas dengan harga Rp 500.000. Dalam waktu 1 minggu sepeda tersebut dijual kembali dengan harga 110% dari harga beli. Tentukan keuntungan Pak Candra?
a. Rp 550.000 c. Rp 50.000
b. Rp 100.000 d. Rp 25.000
Diketahui :
Modal Rp 500.000
Harga jual 110% dari harga beli
Ditanya :
Keuntungan Pak Candra ?
Dijawab :
Harga jual = [tex]\frac{110}{100}[/tex] x Rp 500.000 = Rp 550.000
Karena harga jual lebih tinggi dari harga beli, maka kondisinya adalah untung
Keuntungan Pak Candra = Rp 550.000 - Rp 500.000 = Rp 50.000 (C)
5. Pak Edi membeli mobil dengan harga Rp 160.000.000. Setelah 6 bulan dipakai Pak Edi menjual mobil tersebut dengan harga Rp 140.000.000. Tentukan taksiran terdekat persentase kerugian yang ditanggung Pak Edi?
a. 20% c. 15%
b. 18% d. 12%
Diketahui :
Harga beli = Rp 160.000.000
Harga jual = Rp 140.000.000
Ditanya :
Taksiran persentase kerugian Pak Edi ?
Dijawab :
Karena harga beli lebih tinggi daripada harga jual, maka kondisi ini adalah kondisi rugi. Pertama-tama kita cari dahulu kerugian yang dialami
Rugi = Rp 160.000.000 - Rp 140.000.000 = Rp 20.000.000
Persentase kerugian = [tex]\frac{20.000.000}{160.000.000}[/tex] x 100% = 12,5%
Taksiran terdekat adalah 12% (D)
6. Pak Fandi membeli sepetak tanah dengan harga Rp 40.000.000 1 tahun kemudian, Pak Dedi menjual tanah tersebut dengan keuntungan 16%. Tentukan taksiran terdekat harga jual tanah milik Pak Fandi?
a. Rp 6.400.000 c. Rp 46.400.000
b. Rp 33.600.000 d. Rp 56.000.000
Diketahui :
Harga beli = Rp 40.000.000
untung = 16%
Ditanya :
Taksiran terdekat harga jual ?
Dijawab :
untung = [tex]\frac{16}{100}[/tex] x Rp 40.000.000 = Rp 6.400.000
Harga jual tanah = Rp 40.000.000 + Rp 6.400.000 = Rp 46.400.000 (C)
Pelajari lebih lanjut :Soal-soal tentang Aritmatika sosial :
1. brainly.co.id/tugas/21432898
2. brainly.co.id/tugas/21335926
======================
Detail Jawaban :Kelas : VII
Mapel : Matematika
Bab : Bab 7 - Aritmatika sosial
Kode : 7.2.7
Kata Kunci : untung, rugi, uji kompetensi 6, kelas 7 semester 2
6. jawaban uji kompetensi 7 matematika kelas 8 semester 2 PG
Jawaban Uji Kompetensi 7 Matematika Kelas 8 Semester 2 PGJawaban Pendahuluan
Soal matematika di atas merupakan materi dari lingkaran.
PembahasanLingkaran adalah suatu geometri bidang atau bangun datar dimana terdapat kumpulan titik-titik yang mempunyai jarak yang bernilai sama atau tetap terhadap titik tunggal yang bersifat semu, sehingga titik-titik tersebut membentuk garis tertutup berupa lengkungan dalam satu putaran penuh secara berulang-ulang.
Pada suatu bidang lingkaran, terdapat jari-jari lingkaran (r) dan diameter lingkaran (d), sehingga bentuk persamaannya yaitu r = d/2 atau d = 2r. Rumus umum lingkaran adalah dengan menggunakan nilai konstanta pi/phi yang dinotasikan dalam π yang mempunyai nilai bilangan riil yang mendekati bilangan pecahan 22/7 dan bilangan desimal 3,14 sehingga ditulis menjadi π ≈ 22/7 ≈ 3,14.
Rumus menghitung keliling lingkaran
K = π ⋅ 2r
K = π ⋅ d
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus menghitung luas lingkaran
L = π ⋅ r ⋅ r = π ⋅ r²
L = π ⋅ d/2 ⋅ d/2 = π ⋅ d²/4
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
L juring = π ⋅ d²/4 ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus untuk menghitung garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah dengan menggunakan teorema Pythagoras, dimana j adalah garis singgung luar atau dalam lingkaran, p adalah jarak antara kedua titik pusat lingkaran, dan R dan r sebagai jari-jari lingkaran besar dan kecil.
Rumus garis singgung luar lingkaran
j² = p² - (R - r)²
Rumus garis singgung dalam lingkaran
j² = p² - (R + r)²
1.
Dik: Juring @ m∠ pusat = 90°, L = 78,5cm² (π = 3,14)
Dit: r=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
78,5cm² = 3,14 ⋅ r² ⋅ (90° / 360° )
100cm² = r²
r = 10cm ... (pilihan A)
2.
Dik: Busur @ K = 22cm, m∠ pusat = 120° (π = 22/7)
Dit: r=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
22cm = 22/7 ⋅ 2r ⋅ (120° / 360° )
r = 10,5cm ... (pilihan tidak ada)
3.
Dik: Busur @ K = 16,5cm, d = 42cm (π = 22/7)
Dit: m∠ pusat=?
Jawab:
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
16,5cm = 22/7 ⋅ 42cm ⋅ (m∠ / 360° )
m∠ = 45° ... (pilihan A)
4.
Dik: Juring @ L = 57,75cm², m∠ pusat = 60° (π = 22/7)
Dit: d=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
57,75cm² = 22/7 ⋅ r² ⋅ (60° / 360° )
110,25cm² = r²
r = 10,5cm ... (pilihan B)
5.
Dik: Busur @ r = 21cm, m∠ pusat = 30° (π = 22/7)
Dit: K=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = 22/7 ⋅ 2(21cm) ⋅ (30° / 360° )
K busur = 11cm ... (pilihan A)
6.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠BAD=?
Jawab:
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ m∠BAD = 110°
m∠BAD = 55° ... (pilihan A)
7.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠AOB=?
Jawab:
m∠APB + m∠AQB + m∠ARB = 144°
3 ⋅ Sudut keliling = 144°
Sudut keliling = 48°
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ 48° = m∠AOB
m∠AOB = 96° ... (pilihan tidak ada)
8.
Dik: Lingkaran @ d = 0,6m
Jarak = 10000km = 10000000m
Dit: Putaran=?
Jawab:
K lingkaran * putaran = jarak
π ⋅ d * n = 10000000m
3,14 ⋅ 0,6m * n = 10000000m
n ≈ 5000000 ... (pilihan D)
9.
Dik: Persegi @ s = 26cm
2 buah 1/4 lingkaran @ r = 14cm
Dit: K arsir=?
Jawab:
K = K persegi + K lingkaran
K = 4s + 2 ⋅ 1/4 ⋅ π ⋅ 2r
K = 4(26cm) + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ 2(14cm)
K = 158cm ... (pilihan C)
10.
Dik: Persegi @ s = 14cm
1/2 lingkaran @ d = 14cm, r = 7cm
Dit: L arsir=?
Jawab:
L = L persegi + L lingkaran
L = s² + 1/2 ⋅ π ⋅ r²
L = (14cm)² + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ (7cm)²
L = 273cm² ... (pilihan C)
11.
Dik: Singgung luar
j = 12cm, rC = 7,5cm, rD = 4cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (rC - rD)²
p² = (12cm)² + (7,5cm - 4cm)²
p = √156,25 cm²
p = 12,5cm ... (pilihan A)
12.
Dik: Singgung dalam
p = 7,5cm, rA = 2,5cm, rB = 2cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (rA + rB)²
j² = (7,5cm)² - (2,5cm + 2cm)²
j = √36 cm²
j = 6cm ... (pilihan C)
13.
Dik: Singgung luar
R = 1,5cm, p = 2,5cm, j = 2,4cm
Dit: j=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(1,5cm - r)² = (2,5cm)² - (2,4cm)²
(1,5cm - r) ² = 0,49cm²
1,5cm - r = 0,7cm
r = 0,8cm ... (pilihan B)
14.
Dik: Singgung luar
R = 19cm, r = 10cm, j = 40cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (R - r)²
p² = (40cm)² + (19cm - 10cm)²
p = √1681cm²
p = 41cm ... (pilihan A)
15.
Dik: Singgung luar
p = 17cm, j = 15cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (17cm)² - (15cm)²
R - r = 8cm
R = 10cm dan r = 2cm ... (pilihan D)
16.
Dik: Singgung luar
p = 15cm, j = 12cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (15cm)² - (12cm)²
R - r = 9cm
R = 12cm dan r = 3cm ... (pilihan B)
17.
Dik: Singgung luar
r1 = 13cm, p = 20cm, j = 16cm
Dit: r2=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (20cm)² - (16cm)²
13cm - r = 12cm
r = 1cm ... (pilihan B)
18.
Dik: Singgung luar
D = 15cm, R = 7,5cm
d = 10cm, r = 5cm
p = 70cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (R - r)²
j² = (70cm)² - (7,5cm - 5cm)²
j ≈ 69cm ... (pilihan A)
19.
Dik: Singgung dalam
j = 10cm, p = 8cm
Dit: p=?
Jawab:
(R + r)² = p² - j²
(R + r)² = (10cm)² - (8cm)²
R + r = 6cm
R = 5cm dan r = 1cm ... (pilihan B)
20.
Dik: Singgung dalam
p = 20cm, j = 16cm, r1 = 10cm
Dit: p=?
Jawab:
(r1 + r2)² = p² - j²
(10cm + r2)² = (20cm)² - (16cm)²
10cm + r2 = 12cm
r2 = 2cm ... (pilihan A)
Kesimpulan Pelajari lebih lanjut-----------------------------
Detil JawabanKelas : VIII/8 (2 SMP)
Mapel : Matematika
Bab : Bab 7 - Lingkaran
Kode : 8.2.7
Kata Kunci : lingkaran, juring, busur, sudut pusat, sudut keliling, persinggungan lingkaran
===
7. Uji kompetensi 7 matematika kelas 8 semester 2
1. Jari - jari lingkarannya adalah 10 cm
2. Jari - jari lingkarannya adalah 10,5 cm
3. Sudut pusatnya adalah 45°
4. Jari - jari lingkarannya adalah 10,5 cm
Lingkaran adalah himpunan semua titik di bidang datar yang berjarak sama dari suatu titik tetap di bidang tersebut.
Juring lingkaran adalah potongan atau bagian dari luas lingkaran jadi juring adalah luasan yang dibatasi busur dengan dua buah jari - jari. Juring adalah potongan dari luas lingkaran.
Busur lingkaran adalah garis berbentuk lengkung pada tepian lingkaran. Busur adalah potongan dari keliling lingkaran.
PEMBAHASAN :
1. Diketahui suatu juring lingkaran dengan ukuran sudut pusat 90°. Jika luas juring tersebut adalah 78,5 cm², maka sebelum kita menentukan panjang jari - jari lingkaran tersebut, kita akan menghitung luas lingkaran penuhnya karena luas juring adalah seperbagian dari luas lingkaran.
Sudut pusat juring = 90°. Dan sudut lingkaran penuh adalah 360°. Sehingga untuk mengubah luas juring ke luas lingkaran penuh, luas juring tersebut harus dikali :
360° ÷ 90° = 4 karena 90° adalah ¼ dari 360°.
Maka, luas lingkaran penuhnya adalah : 4 × luas juring
= 4 × 78,5 cm²
= 314 cm²
Sedangkan luas lingkaran dihitung dengan : π × r².
Jadi, luas lingkaran = π × r²
314 = 3,14 × r²
r² = 314 ÷ 3,14
r² = 100
r = √100
r = jari - jari lingkarannya = 10 cm
2. Diketahui panjang busur suatu lingkaran adalah 22 cm. Jika sudut pusat yang menghadap busur tersebut berukuran 120°, maka sebelum menghitung jari - jari lingkarannya, kita akan menghitung lingkaran penuhnya karena panjang busur merupakan seperbagian dari keliling lingkaran.
Sudut pusat yang menghadap busur = 120°. Sedangkan sudut lingkaran penuh = 360°. Maka, untuk mengetahui keliling lingkaran penuhnya, kita harus mengalikan panjang busur tersebut sebanyak :
360° ÷ 120° = 3 kali karena 120° adalah ⅓ dari sudut lingkaran penuh. Sehingga keliling lingkaran penuhnya adalah :
3 × 22 cm = 66 cm. Sedangkan keliling lingkaran dihitung dengan rumus : 2 × π × r.
Jadi, keliling lingkaran = 2 × π × r
66 cm = 2 × 22/7 × r.
r = 66 ÷ 44/7
r = (66 × 7) ÷ 44
r = jari - jari lingkarannya = 10,5 cm
3. Diketahui panjang busur suatu lingkaran adalah 16,5 cm. Jika panjang diameter lingkaran tersebut adalah 42 cm, maka sebelum kita menentukan sudut pusat yang menghadap busur tersebut, terlebih dahulu kita hitung keliling lingkaran penuhnya.
Keliling lingkaran = π × d
= 22/7 × 42
= 132 cm.
Sudut pusat yang menghadap ke suatu busur dapat dihitung dengan membandingkan panjang busur dan keliling lingkaran kemudian dikali 360°. Sehingga,
16,5 / 132 × 360°
= 45°
4. Diketahui suatu juring lingkaran memiliki luas 57,75 cm². Jika besar sudut pusat yang bersesuaian dengan juring tersebut adalah 60°, maka sebelum kita menghitung jari - jari lingkarannya, kita akan hitung luas lingkaran penuhnya terlebih dahulu.
Sudut yang bersesuaian dengan juring = 60°, sedangkan sudut lingkaran penuh = 360°. Maka, luas lingkaran penuhnya adalah hasil dari luas juring dikali :
360° ÷ 60° = 6, karena 60° adalah 1/6 dari 360°.
Luas lingkaran penuh = 6 × 57,75 cm²
= 346,5 cm².
Sedangkan, luas lingkaran dihitung dengan : π × r².
Jadi, luas lingkaran = π × r²
346,5 cm² = 22/7 × r²
r² = 346,5 ÷ 22/7
r² = 346,5 × 7/22
r² = 110,25
r = √110,25
r = 10,5 cm
Pelajari lebih lanjut :
Tentang menghitung jari - jari dari luas juring
https://brainly.co.id/tugas/14818153
https://brainly.co.id/tugas/14833557
Tentang menghitung jari - jari dari panjang busur
https://brainly.co.id/tugas/15170404
https://brainly.co.id/tugas/14279733
Tentang menentukan sudut pusat juring
https://brainly.co.id/tugas/14633331
https://brainly.co.id/tugas/14829909
DETAIL JAWABAN
MAPEL : MATEMATIKA
KELAS : VIII
MATERI : LINGKARAN
KATA KUNCI : JURING LINGKARAN, PANJANG. USUR, KELILING LINGKARAN, LUAS LINGKARAN, JARI - JARI LINGKARAN, SUDUT PUSAT JURING, SUDUT LINGKARAN PENUH
KODE SOAL : 2
KODE KATEGORISASI : 8.2.7
8. Jawaban uji kompetensi 7 matematika kelas 8 semester 2 kurtilas
Jawaban Uji Kompetensi 7 Matematika Kelas 8 Semester 2 PGJawaban Pendahuluan
Soal matematika di atas merupakan materi dari lingkaran.
PembahasanLingkaran adalah suatu geometri bidang atau bangun datar dimana terdapat kumpulan titik-titik yang mempunyai jarak yang bernilai sama atau tetap terhadap titik tunggal yang bersifat semu, sehingga titik-titik tersebut membentuk garis tertutup berupa lengkungan dalam satu putaran penuh secara berulang-ulang.
Pada suatu bidang lingkaran, terdapat jari-jari lingkaran (r) dan diameter lingkaran (d), sehingga bentuk persamaannya yaitu r = d/2 atau d = 2r. Rumus umum lingkaran adalah dengan menggunakan nilai konstanta pi/phi yang dinotasikan dalam π yang mempunyai nilai bilangan riil yang mendekati bilangan pecahan 22/7 dan bilangan desimal 3,14 sehingga ditulis menjadi π ≈ 22/7 ≈ 3,14.
Rumus menghitung keliling lingkaran
K = π ⋅ 2r
K = π ⋅ d
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus menghitung luas lingkaran
L = π ⋅ r ⋅ r = π ⋅ r²
L = π ⋅ d/2 ⋅ d/2 = π ⋅ d²/4
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
L juring = π ⋅ d²/4 ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus untuk menghitung garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah dengan menggunakan teorema Pythagoras, dimana j adalah garis singgung luar atau dalam lingkaran, p adalah jarak antara kedua titik pusat lingkaran, dan R dan r sebagai jari-jari lingkaran besar dan kecil.
Rumus garis singgung luar lingkaran
j² = p² - (R - r)²
Rumus garis singgung dalam lingkaran
j² = p² - (R + r)²
1.
Dik: Juring @ m∠ pusat = 90°, L = 78,5cm² (π = 3,14)
Dit: r=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
78,5cm² = 3,14 ⋅ r² ⋅ (90° / 360° )
100cm² = r²
r = 10cm ... (pilihan A)
2.
Dik: Busur @ K = 22cm, m∠ pusat = 120° (π = 22/7)
Dit: r=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
22cm = 22/7 ⋅ 2r ⋅ (120° / 360° )
r = 10,5cm ... (pilihan tidak ada)
3.
Dik: Busur @ K = 16,5cm, d = 42cm (π = 22/7)
Dit: m∠ pusat=?
Jawab:
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
16,5cm = 22/7 ⋅ 42cm ⋅ (m∠ / 360° )
m∠ = 45° ... (pilihan A)
4.
Dik: Juring @ L = 57,75cm², m∠ pusat = 60° (π = 22/7)
Dit: d=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
57,75cm² = 22/7 ⋅ r² ⋅ (60° / 360° )
110,25cm² = r²
r = 10,5cm ... (pilihan B)
5.
Dik: Busur @ r = 21cm, m∠ pusat = 30° (π = 22/7)
Dit: K=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = 22/7 ⋅ 2(21cm) ⋅ (30° / 360° )
K busur = 11cm ... (pilihan A)
6.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠BAD=?
Jawab:
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ m∠BAD = 110°
m∠BAD = 55° ... (pilihan A)
7.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠AOB=?
Jawab:
m∠APB + m∠AQB + m∠ARB = 144°
3 ⋅ Sudut keliling = 144°
Sudut keliling = 48°
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ 48° = m∠AOB
m∠AOB = 96° ... (pilihan tidak ada)
8.
Dik: Lingkaran @ d = 0,6m
Jarak = 10000km = 10000000m
Dit: Putaran=?
Jawab:
K lingkaran * putaran = jarak
π ⋅ d * n = 10000000m
3,14 ⋅ 0,6m * n = 10000000m
n ≈ 5000000 ... (pilihan D)
9.
Dik: Persegi @ s = 26cm
2 buah 1/4 lingkaran @ r = 14cm
Dit: K arsir=?
Jawab:
K = K persegi + K lingkaran
K = 4s + 2 ⋅ 1/4 ⋅ π ⋅ 2r
K = 4(26cm) + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ 2(14cm)
K = 158cm ... (pilihan C)
10.
Dik: Persegi @ s = 14cm
1/2 lingkaran @ d = 14cm, r = 7cm
Dit: L arsir=?
Jawab:
L = L persegi + L lingkaran
L = s² + 1/2 ⋅ π ⋅ r²
L = (14cm)² + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ (7cm)²
L = 273cm² ... (pilihan C)
11.
Dik: Singgung luar
j = 12cm, rC = 7,5cm, rD = 4cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (rC - rD)²
p² = (12cm)² + (7,5cm - 4cm)²
p = √156,25 cm²
p = 12,5cm ... (pilihan A)
12.
Dik: Singgung dalam
p = 7,5cm, rA = 2,5cm, rB = 2cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (rA + rB)²
j² = (7,5cm)² - (2,5cm + 2cm)²
j = √36 cm²
j = 6cm ... (pilihan C)
13.
Dik: Singgung luar
R = 1,5cm, p = 2,5cm, j = 2,4cm
Dit: j=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(1,5cm - r)² = (2,5cm)² - (2,4cm)²
(1,5cm - r) ² = 0,49cm²
1,5cm - r = 0,7cm
r = 0,8cm ... (pilihan B)
14.
Dik: Singgung luar
R = 19cm, r = 10cm, j = 40cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (R - r)²
p² = (40cm)² + (19cm - 10cm)²
p = √1681cm²
p = 41cm ... (pilihan A)
15.
Dik: Singgung luar
p = 17cm, j = 15cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (17cm)² - (15cm)²
R - r = 8cm
R = 10cm dan r = 2cm ... (pilihan D)
16.
Dik: Singgung luar
p = 15cm, j = 12cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (15cm)² - (12cm)²
R - r = 9cm
R = 12cm dan r = 3cm ... (pilihan B)
17.
Dik: Singgung luar
r1 = 13cm, p = 20cm, j = 16cm
Dit: r2=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (20cm)² - (16cm)²
13cm - r = 12cm
r = 1cm ... (pilihan B)
18.
Dik: Singgung luar
D = 15cm, R = 7,5cm
d = 10cm, r = 5cm
p = 70cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (R - r)²
j² = (70cm)² - (7,5cm - 5cm)²
j ≈ 69cm ... (pilihan A)
19.
Dik: Singgung dalam
j = 10cm, p = 8cm
Dit: p=?
Jawab:
(R + r)² = p² - j²
(R + r)² = (10cm)² - (8cm)²
R + r = 6cm
R = 5cm dan r = 1cm ... (pilihan B)
20.
Dik: Singgung dalam
p = 20cm, j = 16cm, r1 = 10cm
Dit: p=?
Jawab:
(r1 + r2)² = p² - j²
(10cm + r2)² = (20cm)² - (16cm)²
10cm + r2 = 12cm
r2 = 2cm ... (pilihan A)
Kesimpulan Pelajari lebih lanjut-----------------------------
Detil JawabanKelas : VIII/8 (2 SMP)
Mapel : Matematika
Bab : Bab 7 - Lingkaran
Kode : 8.2.7
Kata Kunci : lingkaran, juring, busur, sudut pusat, sudut keliling, persinggungan lingkaran
===
9. matematika kelas 8 uji kompetensi semester 1
Mencari Persamaan Garis Lurus
10). Gradien garis yang melalui titik (1,2) dan titik (3,4) adalah
untuk mencari gradien dua titik, kita menggunakan persamaan :
m = (y₂-y₁)/(x₂-x₁)
dimana : x₁ = 1, x₂ = 3
y₁ = 2, y₂ = 4
m = (y₂-y₁)/(x₂-x₁)
= (4-2)/(3-1)
= 2/2 = 1
Jadi gradien garis yang melalui kedua titik tersebut adalah 1
Jawaban : A
11). Persamaan suatu garis yang melalui titik (1,2) dan titik (3,4) adalah :
maka x₁ = 1, x₂ = 3
y₁= 2, y₂ = 4
untuk mencari persamaan garis yang melalui dua titik dapat digunakan persamaan berikut :
(y-y₁)/(y₂-y₁) = (x-x₁)/(x₂-x₁)
(y-2)/(4-2) = (x-1)/(3-1)
(y-2)/2 = (x-1)/2
2y - 4 = 2x -2
2y = 2x -2 +4
2y = 2x + 2 atau y = x +1
Jawaban : D
12). Persamaan garis yang melalui titik (3,6) dan sejajar dengan garis 2x + 2y = 3 adalah :
Langkah pertama yang dilakukan adalah mencari gradien garis yang diketahui dengan mengubah persamaan menjadi y = mx+c
2x + 2y = 3
2y = 3 - 2x
y = 3/2 - x
jadi gradien garis yang diketahui adalah m = -1
Dua garis yang sejajar memiliki gradien yang sama, sehingga kita bisa mencari persamaan garis yang melalui titik (3,6) dapat dicari dengan persamaan :
y-y₁ = m(x-x₁)
y-6 = -1 (x-3)
y = -x+3+6
y = -x + 9
Jawaban : A
13). Persamaan garis yang melalui titik (-3,6) dan sejajar dengan garis 4y - 3x = 5 adalah
Mari kita ubah persamaan garis 4y-3x = 5 dalam bentuk y = mx + c untuk mencari gradien dari garis tersebut
4y - 3x = 5
4y = 5+3x
y = 5/4 +3/4x
jadi gradien garis tersebut adalah m = 3/4
kedua garis yang sejajar mempunyai gradien yang sama, jadi persamaan garis yang melalui titik (-3,6) dapat dicari dengan persamaan berikut :
y-y₁ = m(x-x₁)
y-6 = 3/4(x+3)
y = 3/4x +9/4+6
4y = 3x +9 + 24
4y = 3x + 33
Jawaban : A atau D
14. Persamaan garis yang melalui titik (4,-3) dan tegak lurus dengan garis 4y -6x +10 = 0
Langkah pertama yaitu mengubah persamaan garis yang diketahui menjadi bentuk y = mx + c, sehingga diketahui gradien garis tersebut.
4y-6x + 10 = 0
4y = 6x -10
y = 6/4x - 10/4
Jadi gradien garis tersebut adalah 6/4 atau 3/2.
Untuk mencari persamaan garis yang melalui titik (4,-3) dapat dicari dengan persamaan :
y-y₁ = (-1/m) (x-x₁)
y+3 = (-1/3/2)(x-4)
y+3 = -2/3(x-4) kalikan bagian kiri dan kanan dengan 3
3(y+3) = -2(x-4)
3y + 9 = -2x + 8
3y = -2x + 8 -9
3y = -2x -1
Jawaban : Tidak ada pilihan yang tepat, kemungkinan ada kesalahan pada soal.
Pelajari Lebih LanjutUntuk belajar lebih lanjut mengenai sistm persamaan, silakan kunjungi tautan berikut ini :
https://brainly.co.id/tugas/4342296
https://brainly.co.id/tugas/12610321
https://brainly.co.id/tugas/4641386
----------------------------------------------------
Detil tambahanKelas : VIII
Pelajaran : Matematika
Kategori : Persamaan Garis Lurus
Kode : 8.2.3
Kata Kunci : tegak lurus, sejajar, melalui titik
10. matematika kelas 8 semester 2 hal 302 uji kompetensi 10
7. Peluang empirik kemunculan mata dadu "selain 2" dalam percobaan tersebut adalah [tex]\frac{31}{36}[/tex]. Maka jawaban yang benar adalah A.
8. Peluang empirik muncul mata dadu dua pada data tersebut adalah [tex]\frac{1}{6}[/tex]. Maka jawaban yang benar adalah A.
9. Jika dilakukan pelemparan sebanyak 18 kali lagi, taksiran terbaik muncul mata dadu 2 menjadi sebanyak 9 kali. Maka jawaban yang benar adalah B.
Simak pembahasan berikut.
Pembahasan7. Diketahui pada pelemparan sebuah dadu:
frekuensi total = x + 5 + 7 + 6 + 7 + 5
frekuensi total = x + 30
Kemunculan mata dadu 1 = x
Peluang empirik muncul mata dadu "1" = [tex]\frac{1}{6}[/tex]
Ditanya: Peluang empirik kemunculan mata dadu "selain 2"
Jawab:
Misalkan A adalah kejadian kemunculan mata dadu "1", maka peluang empirik A dirumuskan sebagai berikut:
P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]
dengan n(A) = banyak anggota A
N = total frekuensi
Karena peluang empirik mata dadu "1" diketahui, maka diperoleh persamaan berikut:
P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]
[tex]\frac{1}{6}[/tex] = [tex]\frac{x}{30+x}[/tex]
1(30 + x) = 6x
30 + x = 6x
30 = 6x - x
30 = 5x
x = [tex]\frac{30}{5}[/tex]
x = 6
Maka frekuensi kemunculan mata dadu "1" adalah 6.
Misal B adalah kejadian muncul mata dadu " selain 2", maka banyak anggota B adalah
n(B) = 6 + 7 + 6 + 7 + 5
n(B) = 31
N = 30 + x
N = 30 + 6
N = 36
Maka peluang empirik kejadian B adalah
P(B) = [tex]\frac{n(B)}{N}[/tex]
P(B) = [tex]\frac{31}{36}[/tex]
∴ Jadi peluang empirik muncul mata dadu " selain 2" adalah [tex]\frac{31}{36}[/tex]
8. Diketahui pada pelemparan sebuah dadu:
Frekuensi total = 5 + 6 + 8 + 7 + 6 + 4
Frekuensi total = 36
Frekuensi muncul mata dadu 2 = 6
Ditanya: peluang empirik muncul mata dadu 2
Jawab:
Misal A adalah kejadian muncul mata dadu 2 maka peluang empirik A adalah
P(A) = [tex]\frac{n(A)}{N}[/tex]
P(A) = [tex]\frac{6}{36}[/tex]
P(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex]
∴ Jadi peluang empirik muncul mata dadu 2 adalah [tex]\frac{1}{6}[/tex].
9. Diketahui pada sebuah pelemparan dadu
Frekuensi muncul mata dadu 2 = 6 kali
Ditanya: taksiran terbaik muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi
Jawab:
Karena dadu bermata 6, maka jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi, frekuensi harapan yang muncul dirumuskan sebagai berikut:
F(A) = P(A) × N
dengan P(A) adalah peluang kejadian A dan N adalah frekuensi pelemparan.
Jika A adalah kejadian muncul mata dadu 2, maka banyak anggota A pada pelemparan sebuah dadu adalah:
n(A) = 1
Dan karena pelemparan sebuah dadu bermata 6, maka banyak anggota ruang sampel adalah
n(S) = 6
Sehingga, peluang kejadian A adalah:
P(A) = [tex]\frac{n(A)}{n(S)}[/tex]
P(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex]
Frekunsi harapan muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali adalah:
F(A) = P(A) × N
F(A) = [tex]\frac{1}{6}[/tex] × 18
F(A) = 3
Maka taksiran terbaik muncul mata dadu dua adalah:
muncul mata dadu 2 = frekuensi muncul mata dadu 2 + frekuensi harapan muncul mata dadu 2
muncul mata dadu 2 = 6 + 3
muncul mata dadu 2 = 9
∴ Jadi taksiran terbaik muncul mata dadu 2 jika dilakukan pelemparan 18 kali lagi adalah 9.
Pelajari lebih lanjutMenghitung peluang empirik pada pengambilan kelereng https://brainly.co.id/tugas/22600646Menghitung peluang empirik pada pelemparan dadu https://brainly.co.id/tugas/22639692----------------------------------------------------------Detil jawabanKelas: 8
Mapel: Matematika
Bab: Peluang
Kode: 8.2.10
Kata kunci: peluang empirik, mata dadu, frekuensi harapan, peluang, frekuensi
11. Jawaban matematika kelas 8 uji kompetensi semester 1 no. 1,4,6,9,11,13,16,17,19,20
Jawab:
Soalnya mana???
Penjelasan dengan langkah-langkah:
12. MTK kelas 8 semester 2 uji kompetensi 6 hlm 47, menggunakan cara. tolong dijawab ya kak
Jawaban:
maaf ya kak aku ngak tau soal nya aku baru kls 5 sd
13. jawaban uji kompetensi 9 matematika kelas 8 semester 2 hal 263
Oke jawaban untuk soal uji kompetensi 9 matematika kelas 8 semester 2 revisi 2017 halaman 263 adalah yang kakak lampirkan di gambar di bawah ya! Tapi kakak kerjain yang pilihan gandanya aja, semangat adik-adik semua!
PembahasanHalo teman-teman! Balik lagi di Brainly!! Masih semangat untuk belajar kan! Kali ini kita akan membahas materi mengenai statistika tetapi kali ini kakak kasih penjelasan singkatnya tentang mean atau rata-rata dan median ya. Salah satu hal yang paling penting dalam menggambarkan distribusi dari suatu data adalah melalui nilai pusat data pengamatan (Central Tendency). Untuk setiap pengukuran aritmatika yang ditujukan untuk menggambarkan suatu nilai yang mewakili nilai pusat atau nilai sentral dari suatu gugus data (himpunan pengamatan) dikenal sebagai ukuran pemusatan data atau tendensi sentral. Terdapat tiga ukuran pemusatan data yang sering digunakan, yaitu: mean atau rata-rata hitung / rata-rata aritmatika, median, dan modus. Kemudian rata-rata hitung atau rata-rata aritmatika atau sering disebut dengan istilah mean saja dihitung dengan menjumlahkan semua nilai data pengamatan kemudian dibagi dengan banyaknya data. Nah kalau median itu artinya nilai dari data tengah, dan modus sendiri adalah nilai yang paling sering muncul. Oke! Langsung aja yuk kita lihat penjelasan dari jawaban soal di atas yang sudah kakak lampirkan di bawah ya! Semangat! Semoga membantu adik-adik semua!
Pelajari Lebih LanjutAdik-adik semua masih kepingin belajar dan memperdalam materi di atas? Yuk cek aja link-link yang ada di bawah ini ya! Semangat!
Contoh soal mencari simpangan kuartil : https://brainly.co.id/tugas/1203389 Contoh soal mencari jangkauan data mula-mula : https://brainly.co.id/tugas/15027349 Contoh soal mencari nilai rata-rata yang tidak mungkin : https://brainly.co.id/tugas/15064512 Detail JawabanKelas : 7 SMP
Mapel : Matematika
Bab : 9 - Statistika
Kode : 7.2.2009
Kata Kunci : Rata-Rata, Mean, Median, Data Tengah, Kuartil Bawah, Kuartil Atas, Statistika, Modus.
14. uji kompetensi 7 jawaban matematika kelas 8 semester 2 halaman 113-114
Jawaban Uji Kompetensi 7 Matematika Kelas 8 Semester 2 PGJawaban Pendahuluan
Soal matematika di atas merupakan materi dari lingkaran.
PembahasanLingkaran adalah suatu geometri bidang atau bangun datar dimana terdapat kumpulan titik-titik yang mempunyai jarak yang bernilai sama atau tetap terhadap titik tunggal yang bersifat semu, sehingga titik-titik tersebut membentuk garis tertutup berupa lengkungan dalam satu putaran penuh secara berulang-ulang.
Pada suatu bidang lingkaran, terdapat jari-jari lingkaran (r) dan diameter lingkaran (d), sehingga bentuk persamaannya yaitu r = d/2 atau d = 2r. Rumus umum lingkaran adalah dengan menggunakan nilai konstanta pi/phi yang dinotasikan dalam π yang mempunyai nilai bilangan riil yang mendekati bilangan pecahan 22/7 dan bilangan desimal 3,14 sehingga ditulis menjadi π ≈ 22/7 ≈ 3,14.
Rumus menghitung keliling lingkaran
K = π ⋅ 2r
K = π ⋅ d
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus menghitung luas lingkaran
L = π ⋅ r ⋅ r = π ⋅ r²
L = π ⋅ d/2 ⋅ d/2 = π ⋅ d²/4
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
L juring = π ⋅ d²/4 ⋅ (m∠ / 360° )
Rumus untuk menghitung garis singgung persekutuan dua lingkaran adalah dengan menggunakan teorema Pythagoras, dimana j adalah garis singgung luar atau dalam lingkaran, p adalah jarak antara kedua titik pusat lingkaran, dan R dan r sebagai jari-jari lingkaran besar dan kecil.
Rumus garis singgung luar lingkaran
j² = p² - (R - r)²
Rumus garis singgung dalam lingkaran
j² = p² - (R + r)²
1.
Dik: Juring @ m∠ pusat = 90°, L = 78,5cm² (π = 3,14)
Dit: r=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
78,5cm² = 3,14 ⋅ r² ⋅ (90° / 360° )
100cm² = r²
r = 10cm ... (pilihan A)
2.
Dik: Busur @ K = 22cm, m∠ pusat = 120° (π = 22/7)
Dit: r=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
22cm = 22/7 ⋅ 2r ⋅ (120° / 360° )
r = 10,5cm ... (pilihan tidak ada)
3.
Dik: Busur @ K = 16,5cm, d = 42cm (π = 22/7)
Dit: m∠ pusat=?
Jawab:
K busur = π ⋅ d ⋅ (m∠ / 360° )
16,5cm = 22/7 ⋅ 42cm ⋅ (m∠ / 360° )
m∠ = 45° ... (pilihan A)
4.
Dik: Juring @ L = 57,75cm², m∠ pusat = 60° (π = 22/7)
Dit: d=?
Jawab:
L juring = π ⋅ r² ⋅ (m∠ / 360° )
57,75cm² = 22/7 ⋅ r² ⋅ (60° / 360° )
110,25cm² = r²
r = 10,5cm ... (pilihan B)
5.
Dik: Busur @ r = 21cm, m∠ pusat = 30° (π = 22/7)
Dit: K=?
Jawab:
K busur = π ⋅ 2r ⋅ (m∠ / 360° )
K busur = 22/7 ⋅ 2(21cm) ⋅ (30° / 360° )
K busur = 11cm ... (pilihan A)
6.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠BAD=?
Jawab:
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ m∠BAD = 110°
m∠BAD = 55° ... (pilihan A)
7.
Dik: Lingkaran O
Dit: m∠AOB=?
Jawab:
m∠APB + m∠AQB + m∠ARB = 144°
3 ⋅ Sudut keliling = 144°
Sudut keliling = 48°
2 ⋅ Sudut keliling = Sudut pusat
2 ⋅ 48° = m∠AOB
m∠AOB = 96° ... (pilihan tidak ada)
8.
Dik: Lingkaran @ d = 0,6m
Jarak = 10000km = 10000000m
Dit: Putaran=?
Jawab:
K lingkaran * putaran = jarak
π ⋅ d * n = 10000000m
3,14 ⋅ 0,6m * n = 10000000m
n ≈ 5000000 ... (pilihan D)
9.
Dik: Persegi @ s = 26cm
2 buah 1/4 lingkaran @ r = 14cm
Dit: K arsir=?
Jawab:
K = K persegi + K lingkaran
K = 4s + 2 ⋅ 1/4 ⋅ π ⋅ 2r
K = 4(26cm) + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ 2(14cm)
K = 158cm ... (pilihan C)
10.
Dik: Persegi @ s = 14cm
1/2 lingkaran @ d = 14cm, r = 7cm
Dit: L arsir=?
Jawab:
L = L persegi + L lingkaran
L = s² + 1/2 ⋅ π ⋅ r²
L = (14cm)² + 1/2 ⋅ 22/7 ⋅ (7cm)²
L = 273cm² ... (pilihan C)
11.
Dik: Singgung luar
j = 12cm, rC = 7,5cm, rD = 4cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (rC - rD)²
p² = (12cm)² + (7,5cm - 4cm)²
p = √156,25 cm²
p = 12,5cm ... (pilihan A)
12.
Dik: Singgung dalam
p = 7,5cm, rA = 2,5cm, rB = 2cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (rA + rB)²
j² = (7,5cm)² - (2,5cm + 2cm)²
j = √36 cm²
j = 6cm ... (pilihan C)
13.
Dik: Singgung luar
R = 1,5cm, p = 2,5cm, j = 2,4cm
Dit: j=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(1,5cm - r)² = (2,5cm)² - (2,4cm)²
(1,5cm - r) ² = 0,49cm²
1,5cm - r = 0,7cm
r = 0,8cm ... (pilihan B)
14.
Dik: Singgung luar
R = 19cm, r = 10cm, j = 40cm
Dit: p=?
Jawab:
p² = j² + (R - r)²
p² = (40cm)² + (19cm - 10cm)²
p = √1681cm²
p = 41cm ... (pilihan A)
15.
Dik: Singgung luar
p = 17cm, j = 15cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (17cm)² - (15cm)²
R - r = 8cm
R = 10cm dan r = 2cm ... (pilihan D)
16.
Dik: Singgung luar
p = 15cm, j = 12cm
Dit: p=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (15cm)² - (12cm)²
R - r = 9cm
R = 12cm dan r = 3cm ... (pilihan B)
17.
Dik: Singgung luar
r1 = 13cm, p = 20cm, j = 16cm
Dit: r2=?
Jawab:
(R - r)² = p² - j²
(R - r)² = (20cm)² - (16cm)²
13cm - r = 12cm
r = 1cm ... (pilihan B)
18.
Dik: Singgung luar
D = 15cm, R = 7,5cm
d = 10cm, r = 5cm
p = 70cm
Dit: j=?
Jawab:
j² = p² - (R - r)²
j² = (70cm)² - (7,5cm - 5cm)²
j ≈ 69cm ... (pilihan A)
19.
Dik: Singgung dalam
j = 10cm, p = 8cm
Dit: p=?
Jawab:
(R + r)² = p² - j²
(R + r)² = (10cm)² - (8cm)²
R + r = 6cm
R = 5cm dan r = 1cm ... (pilihan B)
20.
Dik: Singgung dalam
p = 20cm, j = 16cm, r1 = 10cm
Dit: p=?
Jawab:
(r1 + r2)² = p² - j²
(10cm + r2)² = (20cm)² - (16cm)²
10cm + r2 = 12cm
r2 = 2cm ... (pilihan A)
Kesimpulan Pelajari lebih lanjut-----------------------------
Detil JawabanKelas : VIII/8 (2 SMP)
Mapel : Matematika
Bab : Bab 7 - Lingkaran
Kode : 8.2.7
Kata Kunci : lingkaran, juring, busur, sudut pusat, sudut keliling, persinggungan lingkaran
===
15. kunci jawaban matematika kelas 8 semester 2 halaman 45 paket uji kompetensi 6 (5-20)
Kunci jawaban matematika kelas 8 semester 2 halaman 45 paket uji kompetensi 6 (5 – 20). Soal yang disajikan adalah soal tentang teorema pytagoras. Disini saya akan menjawab nomor 8 sampai 19, untuk
nomor 5, 6, 7 dan 20 dapat dilihat di link pelajari lebih lanjut
Pembahasan8. Yang membentuk segitiga siku-siku adalah A. 10 cm, 24 cm, 26 cm, karena
10² + 24² = 26²
100 + 576 = 676
676 = 676
9. Panjang sisi tegak yang lain adalah
= [tex]\sqrt{17^{2} - 15^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{289 - 225}[/tex]
= [tex]\sqrt{64}[/tex]
= 8 cm (B)
10. Alas segitiga
= [tex]\sqrt{25^{2} - 24^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{625 - 576}[/tex]
= [tex]\sqrt{49}[/tex]
= 7 cm
Keliling segitiga
= (25 + 24 + 7) cm
= 56 cm (B)
11. (4a)² + (3a)² = 70²
16a² + 9a² = 4.900
25a² = 4.900
a² = 196
a = [tex]\sqrt{196}[/tex]
a = 14
Keliling segitiga
= (4a + 3a + 70) cm
= (7a + 70) cm
= (7(14) + 70) cm
= (98 + 70) cm
= 168 cm (C)
12. Jarak kapal dari titik awal ke titik akhir
= [tex]\sqrt{11^{2} + 9^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{121 + 81}[/tex]
= [tex]\sqrt{202}[/tex] km (C)
13. Tinggi trapesium
= [tex]\sqrt{13^{2} - 5^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{169 - 25}[/tex]
= [tex]\sqrt{144}[/tex]
= 12 inci
Sisi sejajar trapesium adalah
a = 18 inci b = (18 + 5 + 5) inci = 28 inciJadi luas trapesium tersebut adalah
= ½ × (a + b) × t
= ½ × (18 + 28) × 12
= ½ × 46 × 12
= 276 inci² (C)
14. Panjang KM
= [tex]\sqrt{KL^{2} + LM^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{13^{2} + 13^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{169 + 169}[/tex]
= [tex]\sqrt{338}[/tex]
= [tex]\sqrt{169 \times 2}[/tex]
= [tex]13\sqrt{2}[/tex] cm (B)
15. Perhatikan segitiga siku-siku sebelah kanan, jika t adalah tinggi segitiga, maka
t² + 15² = 17²
t² + 225 = 289
t² = 289 – 225
t² = 64
Perhatikan segitiga siku-siku sebelah kiri
(3x – 5)² = 6² + t²
(3x – 5)² = 36 + 64
(3x – 5)² = 100
(3x – 5)² = 10²
3x – 5 = 10
3x = 15
x = 5 (A)
16. Panjang diagonal sisi depan balok
= [tex]\sqrt{p^{2} + t^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{40^{2} + 30^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{1600 + 900}[/tex]
= [tex]\sqrt{2500}[/tex]
= 50 cm
Luas daerah yang diarsir
= d × l
= 50 cm × 10 cm
= 5 dm × 1 dm
= 5 dm² (A)
17. OE = ½ AB = ½ (14 cm) = 7 cm
Panjang TE
= [tex]\sqrt{TO^{2} + OE^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{24^{2} + 7^{2}}[/tex]
= [tex]\sqrt{576 + 49}[/tex]
= [tex]\sqrt{625}[/tex]
= 25 cm (A)
18. AB = BC, maka
AB² + BC² = AC²
AB² + AB² = 24²
2AB² = 576
AB² = 288
AB = [tex]\sqrt{288}[/tex]
AB = [tex]\sqrt{144 \times 2}[/tex]
AB = [tex]12\sqrt{2}[/tex] cm (B)
19. Perhatikan ∆PQS
SQ : PS : PQ = 1 : √3 : 2 = a : a√3 : 2a
SQ = a dan PS = a√3Karena SQ = 3 ⇒ a = 3, maka
PS = a√3 = 3√3
Perhatikan ∆QSR
SR : SQ : RQ = 1 : √3 : 2 = x : x√3 : 2x
SQ = x√3 dan SR = xKarena SQ = 3 maka
x√3 = 3 ===> kedua ruas kali √3
x√3 . √3 = 3 .√3
3x = 3√3
x = √3
SR = √3
Jadi panjang PR adalah
= PS + SR
= 3√3 + √3
= 4√3 cm (C)
Pelajari lebih lanjutContoh soal lain tentang teorema pythagoras
Jawaban no 5 sampai no 7: https://brainly.co.id/tugas/26539412 Jawaban no 20: https://brainly.co.id/tugas/13971522 Menentukan panjang sisi segitiga siku-siku: https://brainly.co.id/tugas/259167------------------------------------------------
Detil JawabanKelas : 8
Mapel : Matematika
Kategori : Teorema Pythagoras
Kode : 8.2.4
Post a Comment for "Jawaban Uji Kompetensi 6 Matematika Kelas 8 Semester 2 Hal 47"